Alur Cerita Film Individualist Ms. Ji-Young Episode 1
Alur Cerita Film Individualist Ms. Ji-Young Episode 1 - Film dimulai ketika seorang wanita bersiap untuk tidur sembari membaca pesan rindu dari mantannya dan dia adalah Ji-young seorang wanita yang hidup dalam kesendirian dan kepribadiannya sangat dingin.
Dia tinggal di sebuah apartemen dan bekerja di Rumah Sakit sebagai perawat. Di malam itu seorang pria tidak tahu malu mendatanginya hanya untuk meminta wi-fi. Pria itu adalah Byeok Soo seorang pegawai kantoran biasa yang sifatnya bertolak belakang dengan ji-young.
Byeok Soo merupakan tipe pria yang tidak bisa hidup seorang diri dan kepribadiannya sangat hangat, meskipun saat itu dia sudah punya pacar nampaknya hubungan mereka tidak harmonis. Merasa terganggu dia mengabaikannya dan dia mencoba untuk tidur tapi tidak bisa, ternyata ji-young mengidap insomnia karena sebuah alasan, oleh karena itulah dia sering menemui seorang psikiater untuk mengobati masalahnya itu.
Psikiater memberikan saran untuk selalu beraktivitas dan membuat jurnal harian supaya dia bisa menemukan sumber masalahnya. Sebagai tetangga Byeok Soo selalu mencoba untuk ramah dan menyapa ji-young jika bertemu. Namun dia tidak pernah merespon atau bahkan meliriknya sama sekali.
Suatu hari Byeok Soo meminta kurir untuk menitipkan paketnya kepada ji-young tapi lagi-lagi dia tidak peduli dan meninggalkan paket itu. Ketika Byeok Soo mau mengambilnya, ternyata paket tersebut sudah hilang. Kejadian itu membuat pacar Byeok Soo marah dan pada akhirnya dia minta putus.
Di saat yang sama ji-young dihadapkan dengan mantannya yang terus minta balikan. Kedua lelaki itu pun saling memperjuangkan cinta mereka dan terjadilah keributan di apartemen. Merasa risih para wanita ini melaporkan Kedua lelaki tersebut ke kantor polisi.
Pacar Byeok Soo meminta polisi untuk mengurung mantan itu selama 1 hari, sementara mantan ji-yong bebas tapi dia tetap gagal mendapatkan cintanya. Keesokan harinya ji-young mereset ulang sandi kamarnya jadi 12 digit supaya lebih aman.
Dari kejauhan Byeok Soo yang sudah terbebas menghampirinya dan dia marah atas apa yang telah terjadi. Namun ji-young tidak merasa bersalah dan dia pergi meninggalkannya begitu saja. Perpisahan dengan pacarnya membuat Byeok Soo merasa kehilangan.
Dia mabuk dan mencoba menghibur diri tapi tidak berhasil, bahkan saat dia menonton di bioskop itu malah memproyeksikan dirinya sendiri. Byeok Soo yang tidak bisa hidup dalam kesepian berusaha melupakan perbuatan jiyong dan dia mencoba lebih akrab dengannya.
Sayangnya Byeok Soo tidak tahu kalau dia berhadapan dengan seorang individualis, seseorang yang sangat bertolak belakang dengan dirinya. Namun satu kesempatan muncul ketika mereka berdua bertemu di bioskop yang sama di tengah malam. Byeok Soo perlahan mendekati ji-young karena dia takut melihat adegan film yang menyeramkan.
Ji-young yang awalnya terus menghindar akhirnya menyerah karena Byeok Soo terus saja mendekatinya. Saat itu bisa tidak sengaja menghabiskan soda milik Ji Young dan Ji young menyadarinya. Pertemuan itu membuat Ji-young kesal terutama saat Byeok Soo terus mengajaknya bicara.
Byeok Soo semakin tidak paham Kenapa Ji-Young sangat tidak ramah kepadanya. Kekesalannya terhadap Ji-Young pun muncul kembali dan mereka berdua terus berdebat sepanjang jalan menuju apartemen. Di dalam lift Byeok Soo mengeluhkan sisa lipstik yang menempel di bibirnya ketika dia menghabiskan soda ji-young.
Byeok Soo beranggapan bahwa itu adalah ciuman secara tidak langsung dan dia berasumsi bahwa itulah yang membuat Ji-Young kesal kepadanya. Namun Ji-young tidak peduli dan berkata bahwa dia akan menganggap ciuman itu dengan seekor binatang. Byeok Soo semakin kesal dan mereka pun terus berdebat hingga akhirnya masuk ke kamarnya masing-masing.
Keesokan harinya Byeok Soo menemui Psikiater untuk menyerahkan jurnal harian yang dia minta. Setelah melihatnya psikiater menyadari bahwa Ji-Young masih menyembunyikan sesuatu. Psikiater itu pergi dan berkata bahwa dia tidak bisa membantu pasien yang tidak jujur pada dirinya sendiri. Saat pulang Perut tiba-tiba mules dan dia berusaha sekuat tenaga untuk menahan nya.
Betapa terganggunya dia ketika mantannya menunggu di depan Apartemen untuk memperjuangkan kembali cintanya. Ji-Young berusaha menghindarinya Namun sayang dia malah terjatuh dan kentut di depan mantanya sendiri. Sembari menahan malu dia bergegas menuju kamarnya tapi dia lupa dengan kode pintunya yang sangat rumit.
Karena sudah tidak tahan Ji-Young terpaksa membuka pintu kamar Byeok Soo karena kebetulan dia pernah melihat kodenya saat berdebat semalam. Byeok Soo yang ada di apartemen merasakan kehadiran penyusup. Saat dia memeriksa kamar mandi Ji-Young berteriak dan dia menutup pintunya dengan marah.
Byeok Soo mulai menyadari bahwa Ji-young mengalami sedikit kecelakaan di celananya. Byeok Soo terus menggodanya sebelum akhirnya dia menggunakan kesempatan itu untuk mendekatinya. Kemudian Byeok Soo memanggil satpam untuk mereset kode pintu dan mengambilkan celana baru untuk nya.
Saat itu Byeok Soo melihat barang-barang ji-young Padahal dia sudah diperingati untuk tidak melakukan itu. Pristiwa itu membuat Ji Young selalu meringis tak kuasa menahan rasa malu sementara Byeok Soo terus tertawa saat memikirkannya.
Keesokan harinya Byeok Soo mendatangi rumah orangtuanya di mana sang Ibu sudah menyiapkan makanan. Adik perempuan Byeok Soo juga ada di sana tapi dia lebih menyukai uang daripada Kakaknya sendiri. Pada akhirnya bisa diajak oleh sang ibu untuk ikut berlibur di hari natal.
Sementara itu Ji-young mendatangi kantor Real Estate karena dia ingin pindah dari apartemennya. Manager bercerita bahwa tetangganya Byeok Soo juga berencana untuk pindah karena uang sewanya terlalu besar untuk dia tanggung seorang diri. Mendengar hal itu Ji-Young mengurungkan niatnya karena 7 dia pindah dari apartemen itu adalah menghindari Byeok Soo.
Saat pulang Byeok Soo melihat Ji Young dan dia mengikutinya hingga ke supermarket. Byeok Soo mencoba untuk ramah dan mengajaknya untuk menghabiskan waktu bersama di Hari Natal besok. Tapi kemudian Byeok Soo teringat bahwa dia sudah memiliki janji untuk pergi liburan dengan keluarganya.
Saat itu dia menyadari bahwa Byeok Soo sudah Melanggar janjinya untuk tidak menitip barang-barang nya, dia marah dengan sikap juteknya itu dan mengeluarkan komentar pedas yang sangat menusuk hati. Bahkan dia menawarkan sejumlah uang hanya untuk memutus hubungan mereka dan meminta Byeok Soo untuk tidak mendekatinya lagi.
Merasa sakit hati Byeok Soo pergi meninggalkannya. Tidak lama dari itu Byeok Soo menerima panggilan dari ibunya, sang Ibu terpaksa harus membatalkan ajakannya untuk pergi liburan karena adik Byeok Soo tidak mau dia ikut bersama mereka. Byeok Soo Paham Karena dia hanyalah anak yang diadopsi oleh keluarga itu.
Natal pun tiba Byeok Soo menghabiskan waktu liburannya di apartemen dia memeriksa pesan namun tidak ada satupun orang yang menghiraukannya. Walaupun ramah Byeok Soo bukanlah tipikal orang yang disukai banyak orang. Sebaliknya dia lebih sering dimanfaatkan oleh teman-teman di kantornya.
Di malam itu Ji-Young bertanya-tanya apakah Byeok Soo pergi bersama keluarganya atau tidak setelah itu dia menyalakan musik memasang penyumbat telinga meminum obat tidurnya dan mulai berbaring. Di tempat tidur ia mulai berhalusinasi karena dosis ganda pada obat tidurnya, ia melihat seekor kucing dan berusaha untuk mengelusnya tapi dia terlalu lemas dan tangannya terjatuh mengenai remote stereo yang kemudian membesarkan volume musiknya.
Byeok Soo yang mendengar musik itu merasa terganggu dan dia berusaha untuk menghentikannya, tapi kemudian dia mulai khawatir ketika Ji-young tidak merespon apapun. Karna panik Byeok Soo berusaha untuk masuk menggunakan kode sandi awal dan untungnya ji-young belum merubahnya.
Sementara itu Ji-Young mengingat kembali masa lalunya saat dia masih kecil. Saat itu ji young terbangun di pagi hari natal dia tidak mendapat kebahagiaan sedikitpun di hari tersebut karena orang tuanya sibuk bertengkar. Ji young menghampiri Ibunya dan bertanya tentang anak kucing yang dia minta kepada Sinterklas.
Ibu Ji young menampakkan tangannya merusak harapannya dan berkata bahwa Sinterklas itu tidak ada. Sejak saat itu ji young tidak pernah menyukai hari Natal dan ia tumbuh menjadi gadis pendiam. Bahkan ketika dia melihat ayahnya bersama wanita lain dia tidak mempedulikannya.
Keluarganya sangatlah tidak harmonis, mereka selalu bertengkar berdebat tentang siapa yang akan merawat ji-young setelah mereka bercerai. Tidak ada satupun diantara mereka yang mau merawatnya dan Sejak saat itulah Ji young memutuskan untuk menjalani hidupnya seorang diri. Dia juga menemukan satu-satunya hal yang membuatnya bahagia yaitu kucing tersesat yang dia temukan di jalanan.
Lanjut Baca: Alur Cerita Film Individualist Ms. Ji-Young Episode 2




















Post a Comment