Sinopsis Meri Durga Episode 32 SERIAL INDIA ANTV

Sinopsis Meri Durga Episode 32 SERIAL INDIA ANTV

VRALTIMES || Sinopsis Meri Durga Episode 32 SERIAL INDIA ANTV || Episode berikutnya dimulai dari Yashpal jadi jengkel serta ia bergeas pergi. Durga berfikir ia gusar serta tidak memberkati aku, aku berharap amarahnya turun serta ia mencermati aku, aku cuma mau mendapatkan peluang. Sahabatnya tiba serta melihat ia lagi belajar.

Sahabat Durga membantu ia buat belajar sehingga Yashpal memujinya. Durga lalu berangkat ke Sneha serta memohon untuk mendapatakan sebagian jawaban. Sneha bertanya kenapa kalian membuang waktu saya. Durga telah berbohong padanya tentang Shweta. Neha marah serta ia berangkat ke Shweta.

Neha serta Shweta berdebat serta bertarung. Durga lalu berangkat ke Sir untuk memberitahukan tentang pertarungan Neha dengan Shweta. Ia mengirim guru. Ia menyalin persoalan dari buku Sir, serta berkata ia hendak mengajukan persoalannya hari ini. Prajurit infanteri tiba. Ia lalu bersembunyi di balik meja.

Durga berangkat ke kelas. Guru memberi tahu ke seluruh orang tentang tes hari ini, buat mempersiapkan mereka untuk melakukan tes matematika, mereka wajib membuat nama sekolah menjadi bersinar hari ini. Ia menulis persoalan di papan tulis. Durga memandang persoalan yang sama di kertasnya. Guru bertanya kepada siapa saja yang mengetahui jawaban buat acungkan tangannya.

Durga lalu mengangkat tangannya. Guru lalu bertanya apakah Kamu mau keluar, Kamu tidak bakal tahu jawaban ini, ayo kita lihat keajaiban apa yang Kamu miliki hari ini. Sahabat Durga berpikir ia bakal dimarahi hari ini. Durga berpikir ini merupakan peluang buat menanggapi dengan benar serta dipuji oleh Yashpal, sehingga saya dapat memberitahunya tentang Rishi.

Ia lalu menulis untuk memecahkan persoalan matematika di papan tulis itu. Gurunya lalu berkata itu salah, serta temannya berkata pemecahan Durga sebenarnya benar namun ia cuman salah menulis desimal. Durga bilang saya kurang ingat menulisnya karena saya tergesa- gesa.

Guru berkata, sudah jangan menangis, Kamu sudah membongkar persoalan yang cukup susah serta membuat aku terkesan, aku merasa aku melaksanakan suatu yang besar sehingga Kamu paham dengan jawaban itu, sangat bagus. Ia lalu menempatkan desimal. Seluruh orang pada bertepuk tangan untuknya.

Durga berfikir aku menyalin persoalan serta telah berbuat kesalahan, aku tidak bakal berbuat seperti ini lagi. Ia memohon kepada gurunya buat membimbingnya. Gurunya bertanya apa yang sedang terjadi.

Ia berkata, maaf.. tetapi tolong pujilah saya di depan Yashpal, ia pasti akan jauh lebih senang. Ia bilang kalian dapat berkata ini kepadanya. Ia bilang ia tidak bakal bahagia bila saya mengatakannya, tolong katakan kepadanya.

Subhadra memohon kepada Annapurna untuk tidak cemas tentang belanja. Annapurna lalu berterima kasih kepadanya. Subhadra berkata, jangan berterima kasih sekarang, tolong kirim Durga bersamaku, pada saat dia sudah berubah dan kembali, lalu berterima kasih padaku. Amrita berkata, Durga masih muda, bagaimana dia bisa tinggal di sana.

Suami Subhadra menjelaskan kepadanya bahwa anak akan bisa berubah pada usia yang masih muda. Subhadra berkata, dia benar, jangan menundanya, kalau mimpi Yashpal tidak bisa lengkap. Dia lalu pergi bersama suami serta putrinya.

Guru memuji Durga di depan Yashpal. Yashpal terlihat bahagia. Dia lalu berterima kasih kepada gurunya. Yashpal bertepuk tangan kepada Durga. Dia berkata, aku sudah menunggunya untuk mendengar semua ini, Dulaari sudah memaafkanmu dan aku juga telah memaafkanmu, belajarlah lenih keras serta melihat aku bisa memperoleh semua yang kamu inginkan.

Durga lalu menangis serta berkata aku tidak ingin apa-apa, dengarkan saja aku, berjanjilah padaku, kamu tidak akan marah kepadaku. Dia bertanya ada apa, katakan padaku. Dia berkata, pada saat aku kembali hari itu … Dia bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Dia menerima panggilan telepon dari Brij.

Dia berkata, dengarkan aku. Dia berkata, aku mesti memesan tempat untuk pernikahan, pulang lah, aku akan mendengarkan semuanya di rumah. Dia lalu pergi. Dia berkata, Yashpal tidak perlu memesan aula jika saja dia mau mendengarkan ku.

Dia lalu pergi untuk membeli kacamata untuk Yashpal. Dia bertanya kepadanya apakah pernikahannya dibatalkan, apakah jumlah orang balai pernikahan mengembalikan jumlah. Dia bilang, iya... tapi ada apa. Dia tidak mengatakan apa-apa, segera beli kacamata ini. Dia lalu memberikan detailnya. Dia pergi.

Dia melihat permen favorit Amrita dan berfikir untuk membelikannya untuk Amrita. Dia lalu membeli beberapa permen. Teman-temannya datang ke sana serta membeli permen juga. Durga lalu berdebat dengan mereka dan berkata, hati saya besar, saya dapat menyelesaikan masalah saya sendiri.

Sinopsis Serial India Meri Durga Episode 32 di atas berdasarkan Penayangan di India. Jadi mohon maaf jika sinopsis kurang di mengerti/kurang di pahami.

< EPISODE SEBELUMNYA

Seperti apa cerita selanjutnya ? Saksikan Hanya di ANTV
*Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya*