Sinopsis Meri Durga Episode 30 ANTV (SERIAL INDIA)

Sinopsis Meri Durga Episode 30 ANTV

VRALTIMES || Sinopsis Meri Durga Episode 30 ANTV (SERIAL INDIA) || Episode berikutnya dimulai dari seluruh orang memarahi Durga sebab mengajukan persoalan bodoh kepada Rishi. Brij berkata, kami seluruhnya mencintai kamu, apa yang sedang kamu lakukan.

Yashpal berkata, Durga selalu mengusik aku, aku sedang mengatur duit buat mendidiknya sehingga membuat aku jatuh di mata seluruh orang, aku sudah memaafkannya berulang-ulang kali atas kerusakan, namun aku tidak dapat mentolerir sikap kurang baiknya itu.

Ia tidak membiarkan Durga berbicara. Annapurna berkata saya sudah mengganggu Durga dengan senantiasa mendukungnya, bila kita menamparnya, kita tidak akan dipukulinya hari ini. Sheela berkata buatnya duduk di kepala. Amrita lalu menangis serta beranjak pergi.

Subhadra bertanya permusuhan apa yang kamu miliki dengan Amrita, apakah kamu sudah merasa tenang melakukan semua ini. Sheela mendapat telepon. Durga memohon Yashpal buat mencermati. Ia lalu menegurnya. Sheela berdialog dengan Dulaari serta berkata seluruh orang marah, saya akan bicara nanti.

Yashpal berkata kamu sudah berkata banyak, ingat satu perihal, hingga kamu berganti, tidak ada yang mau berbicara dengan kamu. Seluruh orang kecewa serta pergi. Durga kini sendirian sambil menangis.

Ia berkata bila Yashpal mendengar aku sekali, ia akan paham kalau keempat orang itu berbicara tentang Amrita. Sheela memandang serta berkata Durga melakukan itu serta kini ia menangis. Dulaari bertanya dusta apa yang dikenal Durga.

Sheela berkata tidak tahu. Dulaari bertanya apakah ia mendengar kita. Sheela berkata tidak, jika tidak ia akan memberi tahu nama kita, saat ini tidak ada yang menyetujuinya, saya menghentikan usahanya. Dulaari berkata memandang Yashpal akan jatuh dalam permasalahan, ia akan memohon maaf. Sheela berkata ya, saat ini Durga akan memotong saku Yashpal.

Durga pergi ke kamar kecil serta memandang mukanya di kaca. Ia berbicara pada dirinya sendiri dengan polos. Ia berkata tidak terdapat yang akan tiba kepadaku buat bertanya apa yang terjadi.

Rishi akan memainkan permainannya, saya tidak akan membiarkan suatu yang salah terjadi dengan Amrita, saya akan mengakhiri permainan Rishi, saya akan menggapai desanya serta mensterilkan permasalahan ini, saya akan meyakinkan Yashpal, namun bila salah terjadi dengan Amrita, aku tidak dapat melihatnya.

Ia mengambil telepon dari Amrita serta mengecek pesan- pesan permintaan maaf Amrita kepada Rishi. Ia berkata maaf, kamu wajib berkata maaf, namun apa yang mesti dilakukan, saya sangat mencintaimu, bila saya berpikir benar, mereka akan berkata kamu menyesal Ia menyeka air matanya.

Ia memanggil temannya Bansi. Ia berkata pada Bansi buat mencermati dengan teliti serta melakukan apa yang ia katakan. Ia berkata sesuatu. Ia berkata baik- baik saja, namun kenapa kita melakukan ini. Ia bilang saya akan memberi tahu esok. Ia mengakhiri panggilan.

Pagi itu, Annapurna memohon Durga. Amrita berkata ia pergi ke sekolah. Yashpal bertanya apakah kamu berbicara dengannya. Amrita tidak menandatangani.

Annapurna berkata apa yang dikatakan Durga. Amrita berkata tidak apa- apa, aku berdialog dengan Rishi serta Durga mendengar kami pada hari itu, seorang mempunyai cegukan serta kami pikir ada seseorang, pada saat kami bertanya kepada Rishi, ia berkata tidak terdapat siapa- siapa, jadi mungkin Durga berpikir Rishi berbohong, ia bertanya kepadanya dalam kekanak- kanakan.

Yashpal berkata kami tidak berperilaku kurang baik dengan siapa juga di masa kecil kami, Subadra benar, saya mesti berlagak keras padanya, saat ini kamu berdua mesti berlagak tegas terhadapnya, perkenankan ia fokus pada tes.

Ia berkata kepada mereka kalau ia akan berjumpa Dulaari. Sheela mendengar mereka serta tersenyum.

Durga memberitahu sahabatnya buat naik bis kilat. Temannya mengingatkannya tentang uji Matematika. Ia bilang kita akan lekas kembali. Mereka lagi dalam perjalanan. Bocah itu mengatakan bisa jadi Durga mau kita berjumpa Rishi.

Ia membeli tiketnya. Bocah itu memintanya buat tidak takut tentang tes matematika serta belajar di jalur. Ia membagikan buku itu padanya. Durga takut. Bansi serta Manohar berbicara serta menyanjung Rishi. Durga berdoa seluruhnya terjadi dengan baik hari ini. Durga membuka pintu bis serta itu menimpa siklus Yashpal. Ia menutup pintu.

Yashpal memarahi orang itu sebab memukulnya serta pergi. Durga serta sahabatnya turun bis. Durga khawatir itu Yashpal. Manohar berkata kamu khawatir serta menakuti kami pula.

Mereka pergi ke rumah Rishi. Durga berlari di jalur. Yashpal pula lagi dalam ekspedisi. Durga tidak melihatnya. Sahabat Durga memanggilnya keluar memintanya buat menyudahi.

Yashpal mendengar itu serta berpikir apakah ada yang memanggil Durga. Ia berputar buat memandang serta gagal melihat Durga, pada saat ia berhenti buat teman- teman. Yashpal pergi. Sahabatnya berkata itu susah dijalankan dengan tas berat. Ia berkata rumah dekat, saya sakit lutut serta saya berlari, kamu datang.

Yashpal mencapai rumah Dulaari. Durga berkata akan kurang baik bila Rishi pergi dari rumah. Rishi bersiap- siap. Yashpal membunyikan bel. Rishi membuka pintu serta melihatnya.

Ia memintanya buat tiba. Durga serta sahabatnya hingga di situ. Temannya memintanya buat bergegas. Durga berkata kamu lelet. Mereka menanyakan apakah benar ini rumahnya, kita akan bunyikan bel.

Ia katakan, tidak, tunggu sebentar. Mereka meminta Durga buat memanggil Rishi. Ia memikirkan kata- kata Yashpal serta terus maju. Manohar bercanda. Rishi memanggil Dulaari. Yashpal menyapa Dulaari.

Sinopsis Serial India Meri Durga Episode 30 di atas berdasarkan Penayangan di India. Jadi mohon maaf jika sinopsis kurang di mengerti/kurang di pahami.

EPISODE SELANJUTNYA >

Seperti apa cerita selanjutnya ? Saksikan Hanya di ANTV
*Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya*