SINOPSIS SERIAL INDIA MERI DURGA Episode 25 | ANTV
VRALTIMES || SINOPSIS SERIAL INDIA MERI DURGA Episode 25 | ANTV || Episode diawali dengan Brij memohon Sarpanch buat duduk. Yashpal serta Durga tiba. Yashpal menyapa sarpanch terdapat apa. Sarpanch berkata kamu tidak berikan tahu kami tentang perkawinan Amrita, apakah kamu mau menghentikan persediaan santapan serta air di desa ini.
Yashpal berkata tidak, saya kurang ingat berkata padat jadwal dalam tes Durga. Sarpanch menegurnya. Ia berkata kamu tahu makna desa, itu berarti keluarga besar, kita akan mempunyai leluhur yang sama, Amrita merupakan gadis dari segala desa, sehingga segala desa akan mendukungmu dalam perkawinan ini.
Seluruh orang bahagia serta tersenyum. Yashpal serta Brij menyapa Sarpanch. Sarpanch berkata kamu tidak akan tiba buat mengambil hakmu, jadi saya tiba ke mari buat melakukan tugasku. Sheela berpikir Yashpal mempunyai nasib baik. Sarpanch duduk serta minum air. Ia berkata bagi tradisi Panchayat, Kamu akan memperoleh 10. 000 buat perkawinan serta penduduk desa akan menolong Kamu cocok status mereka.
Amrita berterima kasih padanya buat membongkar permasalahan Yashpal. Sarpanch bilang saya tahu Yashpal semenjak lama, ia melakukan banyak perihal buat membesarkan saudara- saudaranya, ia tidak sempat berkata apa- apa, kamu dapat mengambil bantuanku kapan saja. Durga bertanya, bisakah saya bertanya suatu, saya mau kacamata buat Yashpal.
Sarpanch tertawa. Yashpal berkata tidak, saya tidak mau apa- apa, pergi serta belajar. Durga pergi. Durga serta sahabatnya berdialog di sekolah. Yashpal membetulkan spanduk. Ia tidak dapat memandang dengan baik. Durga berpikir apa poster itu. Tangannya terluka. Durga serta seluruh orang berlari kepadanya. Yashpal bilang saya baik- baik saja, saya tidak dapat memandang tanpa kacamata. Durga berkata kami akan melakukan ini.
Durga serta sahabatnya membetulkan poster. Ia pikir Yashpal terluka sebab ia tidak memiliki kacamata. Ia membaca kompetisi lomba, hadiah awal merupakan voucher gelas. Ia pikir ras merupakan esok. Sahabatnya berkata Kamu bisa dengan gampang melakukan ini. Durga berkata Yashpal tidak akan sempat membiarkanku berpartisipasi, rasam Amrita- nya esok, apa yang wajib dicoba tanpa memberitahu hai, gimana kacamatanya akan tiba. Bantu memohon air serta permen.
Subhadra berdialog dengan Yashpal. Ia berkata bila telepon internet menolong dalam pelajaran, seluruh sekolah akan berakhir, kirim Durga bersamaku ke Bhiwani, tidak butuh menunggu hasilnya. Durga serta sahabatnya kembali. Sahabat Durga berbohong kepada Yashpal kalau Durga wajib pergi ke rasam Amrita, namun ia mau menuntaskan makalah matematika ilustrasi.
Manohar berkata Durga dapat pergi ke rasam. Durga bilang saya tidak akan terlambat, saya akan menuntaskan kertas serta tiba pas waktu. Yashpal berkata ia benar, riset imp, apa yang akan ia jalani dalam persiapan. Durga tersenyum. Annapurna berkata gimana Durga akan tiba sendiri. Subadra berkata ia akan tiba, Durga pintar, tidak bodoh. Yashpal berkata ya, jadi Durga tiba ke situ.
Yashpal memohon Subadra buat memandang Durga berganti, ia dapat bekerja keras serta membuat nasibnya, kali ini ia akan lulus dengan nilai bagus. Durga mencermatinya. Pelatih memberitahu murid- muridnya buat bekerja keras, hasilnya akan bagus, bagikan 100 persen Kamu. Bocah itu mengatakan saya tidak paham apa- apa, katakan padaku jalur pintas mengarah sukses. Pelatih bertanya di mana pengawal Kamu. Kid bilang mereka tiba buat menjemputku. Candaan pelatih.
Ia berikan tahu bocah itu kalau kamu tidak akan berlari esok, kamu tidak mempunyai semangat olahragawan, kamu tidur. Laki- laki itu bertanya apakah bagi Kamu wanita itu akan tiba. Pelatih berkata ya, aku pikir ia akan tiba, aku tidak dapat melupakan lari itu, hati aku berkata aku akan membawanya ke mari. Amrita memanggil Rishi serta berdialog dengannya.
Ia berdialog manis serta memintanya buat menyanyikan suatu lagu. Durga menganjurkan lagunya. Amrita menyanyikan hum tere bin..... Durga bertanya kenapa kamu memperoleh cegukan. Rishi berkata tidak, saya.... Panggilan berakhir. Amrita berkata aku pikir ia mengakhiri panggilan. Durga berkata kenapa ia memutuskan panggilan. Amrita berkata teleponnya mati. Durga bilang saya pikir terdapat orang lain bersamanya.
Durga serta sahabatnya berperan buat belajar di depan bibi. Bocah itu mengatakan kita akan menuntaskan makalah ilustrasi. Bibi berkata kamu akan melewati sesuatu hari, saya akan mengunci pintu dari luar serta pergi. Mereka pikir mereka terjebak. Ia bilang kita akan mengunci dari dalam. Bibi berkata tidak, kamu seluruh masih muda, saya akan di satsang, saya akan tiba dalam sebagian waktu, belajar dengan baik. Ia mengunci pintu serta pergi. Durga berpikir gimana metode berpacu serta rasam Amrita saat ini.
Sinopsis Serial India Meri Durga Episode 25 di atas berdasarkan Penayangan di India. Jadi mohon maaf jika sinopsis kurang di mengerti/kurang di pahami.
EPISODE SELANJUTNYA >
Seperti apa cerita selanjutnya ? Saksikan Hanya di ANTV
*Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya*

