Sinopsis Heart Series Episode 2 (SCTV 2020)
Sinopsis Heart Series Episode 2 (Sinetron SCTV 2020) - Selasa 31 Maret 2020. Rachel nampak pilu, Farel terus- terusan mangulas tentang Luna. Baginya Luna merupakan wanita yang berbeda serta Ia dapat menggambar novel.
Rachel merasa jengkel dengan pertanyaan- pertanyaan itu. Farel mau mengajak jalan Luna. Rachel merasa pilu dan balik.
Keesokan hari, Farel menemui Rachel. Ia terlambat sebab membeli hadiah kejutan buat Luna. Namun Rachel menunjukkan komik- komik buatan Luna supaya Farel tahu apa yang disukainya.
Farel tiba bawa karangan bunga ke Luna. Farel berkata jika Ia mengucapkan terima kasih banyak sebab sudah membuatkan kartu ulang tahun itu.
Lalu Luna mengatakan, jika yang buat itu Rachel bukan Ia. Luna sendiri cuma membantunya buat komiknya saja.
Maya memandang Farel lagi bersama Luna, Ia merasa cemburu. Ia tidak berani melabraknya sebab khawatir kena semprot sama Farel.
Luna menerima karangan bunga itu. Ia mau memohon alamat Luna. Namun Luna menjawab, jika di dunia peri itu tidak butuh alamat ataupun gps.
Dikala ingin kembali Farel mengikuti taksi online yang dinaiki Luna dengan mobil sampai hingga rumahnya. Ia berkata ke Farel jika bapaknya merupakan seseorang pemburu. Serta Ia tidak suka jika putrinya di dekati dengan seseorang laki- laki. Ia tidak berani mengajak Farel masuk ke rumahnya.
Keesokan hari, di kampus Maya serta temannya mengecam Luna, Bila Ia jalan sama Farel lagi, Dia hendak menyakitinya. Luna berkata pada mereka jika Ia tidak mempunyai ikatan apa juga pada Farel.
Luna berada di taman pustaka, Farel mendatanginya tetapi Luna terlihat terdiam saja. Farel sukses menenangkan hati Luna dengan membuat inspirasi cerita tentang kurcaci serta peri.
Farel juga mengajak ngedate Luna malam ini. Di rumah Luna telah berdandan menawan. Bapaknya lagi bereskan senapan miliknya.
Farel tiba serta langsung disambut bapaknya dengan bawa senapan di tangan Ia. Bapak Luna bertanya tentang siapa Farel? Farel menanggapi dengan ketakutan jika Ia sahabat kampusnya serta mau berkenalan lebih jauh dengan Luna.
Sebab rasa takutnya, Farel malah izin kembali. Ia kemudian menggambarkan peristiwa ini kepada Rachel. Mendengar itu Rachel malah tertawa terbahak- bahak.
Keesokan harinya Farel tiba ke rumahnya Luna. Ia masih ketakutan. Meski mau membuat suasana jadi lebih cair tetapi belum sukses memenangkan hatinya bapak Luna.
Malam hari di rumah Pohon, Farel memohon dorongan Rachel buat menemani Ia ke rumahnya Luna supaya Ia dapat mencairkan suasana.
Benar saja besok malamnya, Ia bawa teman- temannya Rachel ke rumah Luna. Mereka kemudian masak serta makan malam bersama.
Semenjak itu, Ia akhirnya mebgizinkan Luna buat jalur dengan Farel. Sebab ia menyakini jika orang yang bergaul dengan orang baik, Ia nyatanya orang baik. Bagi papahnya Luna, Rachel merupakan orang baik serta Ia juga yakin jika Farel jugalah orang baik.
Keesokan hari Farel mengajak Luna jalur bersama pula dengan Rachel. Ia mulai merasakan perasaan cemburu terhadap keromantisan Farel serta Luna.
Farel merasa senang sekali dapat jalur bersama Luna.
Maya serta temannya mendatangi Farel serta mau menyakitinya. Tetapi perihal tersebut diketahui oleh Rachel.
Ia sukses menghentikan Maya serta Dinar. Luna memeluk Rachel serta mengucapkan terima kasih padanya.
Farel, Rachel serta Luna jadi sahabat baik serta terus- terusan menghabiskan waktu bersama. Apalagi dikala Farel tiba ke rumah Luna, Ia selalu mengajak Rachel.
Farel mengajak ngedate makan malam Luna tanpa Farel. Tetapi Luna telah menghubungi Rachel dan hendak tiba. Farel membagikan bunga padanya. Disaat ingin ngucapin perasaannya, Rachel tiba dan kandas ucapinnya.
Sehabis itu Ia merasa jengkel, Farel marah kepada Rachel. Ia dengan nada besar serta sedikit marah berkata kepada Rachel buat berikan Ia waktu berduaan bersama dengan Luna. Sebab Ia sangat cinta terhadap Luna.
Ia mau mati bila tidak diterima oleh Luna. Farel berpesan kepada Rachel jika esok Ia akan berupaya menembak Luna. Bila tidak diterima, Dia menyuruh Rachel buat menabraknya dengan mobil jib Ia.
Keesokan hari, Farel tiba ke rumah Luna serta melaporkan perasaan cintanya terhadap Luna. Farel berkata jika Ia cinta terhadapnya.
Luna menangis serta berkata jika tidak dapat menerimanya. Farel lalu mengatakan jika Ia tidak menerima cintanya Ia hendak menabrakan diri ke mobil jibnya hingga mati.
Luna kemudian masuk ke dalam rumah. Rachel yang sangat jengkel beneran menyalakan gas mobilnya serta mau menabrak Farel.
Farel berlari ketakutan.
Terima Kasih anda sudah membaca Sinopsis Heart Series Episode 2 (SCTV 2020). Selasa 31 Maret 2020.
*images credit and content copyright : Vidio Premier / Vidio Original Series*
- Baca juga Sinopsis Selanjutnya: Sinopsis Heart Series Episode 3 (SCTV 2020)

