Perbedaan Vegan dan Vegetarian, Berikut Penjelasannya

Perbedaan Vegan dan Vegetarian, Berikut Penjelasannya

Perbedaan Vegan dan Vegetarian - Sejauh ini, banyak orang berpikir bahwa vegan adalah kependekan dari vegetarian. Meskipun sekilas kedengarannya mirip, pada kenyataannya, vegan dan vegetarian adalah dua istilah yang berbeda. Untuk lebih memahami keduanya, izinkan saya berikan penjelasan berikut ini!

Mengacu pada KBBI, definisi vegetarian adalah orang yang tidak makan daging, tetapi sayur dan tumbuhan. Vegan adalah versi vegetarian yang tidak benar-benar mengonsumsi daging dan semua produk hewani.

Jadi, meskipun keduanya tidak makan daging, yang membedakan mereka adalah bahwa vegetarian masih menoleransi konsumsi produk-produk tertentu yang diproduksi oleh hewan seperti susu, telur dan madu.

Vegetarian juga dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu vegetarian lacto-ovo (tidak makan daging dan ikan, tetapi mentolerir telur dan susu), vegetarian lacto (tidak makan daging, ikan dan telur, tetapi masih mengkonsumsi susu) dan Pescatarian (tidak makan daging tetapi makan ikan dan makanan laut lainnya). Pescatarien sendiri sering disebut semi-vegetarian karena ia tampaknya lebih fleksibel.

Menjadi seorang vegan atau vegetarian tidak sesederhana hanya makan sayuran. Selain filosofinya mereka untuk tidak melukai atau membunuh hewan, banyak juga yang menjadi vegetarian karena alasan kesehatan.

Lalu, Apa Manfaat Kesehatan Menjadi Vegan atau Vegetarian?

Kebiasaan makan vegan dan vegetarian cukup sehat karena dikatakan menurunkan kolesterol dan indeks massa tubuh (BMI). Laporan dari halaman penelitian medicalnewstoday.com menunjukkan bahwa diet herbal dapat menurunkan kadar kolesterol total, LDL dan HDL.

Kesimpulan ini dicapai setelah menguji pola makan nabati dari 49 orang dewasa gemuk dengan riwayat penyakit jantung iskemik, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi dalam 6 sampai 12 bulan percobaan.
Diet vegan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol total, lemak LDL dan HDL dalam tubuh.
Penelitian terbaru yang dilakukan pada tahun 2019 oleh Molecular Diversity Preservation International, berjudul Diet Herbal untuk Keselamatan dan Kinerja Kardiovaskular dalam Olahraga Daya Tahan, juga menunjukkan bahwa diet herbal bermanfaat untuk menjaga kesehatan kardiovaskular Olahragawan, sehingga mengurangi stres Oksidatif dan peradangan serta mengontrol gula darah jadi lebih baik.

Mana yang Lebih Baik, Diet Vegan atau Vegetarian?

Pada dasarnya, kedua jenis diet ini menawarkan manfaat kesehatan yang serupa bagi tubuh, karena mereka mendorong kita untuk makan makanan yang lebih kaya antioksidan dan nutrisi.

Sulit untuk menentukan mana yang terbaik karena semua orang memiliki pro dan kontra. Misalnya, vegetarian Lacto masih dapat menambah kebutuhan kalsium, fosfor, dan vitamin D bagi tubuh Anda untuk mengonsumsi susu, sedangkan vegan tentu saja tidak. Sebaliknya, menghindari susu dan telur membantu vegan menjaga kadar kolesterol tubuh mereka.
Menjadi vegan atau vegetarian memberikan manfaat kesehatan yang serupa bagi tubuh karena mendorong kita untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya antioksidan dan padat akan gizi.
Setiap orang mempunyai preferensi tersendiri saat memutuskan untuk menjadi vegan atau vegetarian. Apa pun alasannya, penting bagi para vegan atau vegetarian untuk menyesuaikan pola makan mereka dan memiliki perencanaan yang baik untuk menghindari masalah kesehatan jangka panjang nanti.